Kamis, 08 Desember 2011

Cerita masa SMA


                Alkisah diceritakan seorang remaja yg sederhana tinggal bersama neneknya , remaja itu dieri nama “ Rahesa Aditya Pratama” , remaja ini tinggal bersama neneknya sejak menginjak bangku SMP kelas IX . remaja ini yg sering disapa Aditya oleh temannya , tinggal bersama neneknnya karena orang tuanya pergi keluar kota , yg kebetulan mendapat kerja disana .
Adit ini sekarang menginjak bangku SMA , tepatnya dia sekarang duduk dibangku kelas X-2 , disekolahnya dia sangat baik , pintar , lucu , dan ramah . seringkali dia dikelasnya cowok yg paling “kalem” kalem disini bukan berarti pendiam , tetapi aditia ini orangnya  paling gak suka dengan dunia gaul bebas , seperti merokok ,  minum-minum , Dll. Dikelasya dia cowok yg paling pandai , tidak heran setiap ulangan harian dia cowok yg satu – satunya berprestasi . adit ini yg hobinya sama musik ini , disekolahnya cukup aktif , disekolahnya dia mengikuti kegiatan , eskul kesenian, tim olimpiade b.inggris, kimia , & matematika , dan sebagai wakil ketua tim olimpiade b.inggris dan sebagai  ketua tim olimpiade kimia . tidak heran dari kegiatan yg dikuti adit , adit memiliki banyak teman . diantaranya temen yg paling deket sama adit ialah Raka Caka Prawira temen adit yg jago kimia, dia anak kelas X-1 , selain dia jago kimia dia pintar menjadikan susana menjadi seru & gokil , Mifa Mahdalena temen adit yg manis , cantik , & paling aktif diantara teman-teman adit yg lainya , Mifa ini seorang bendahara osis di sekolahnya , & mifa ini temen yg asyik diajak curhat oleh adit , maka tidak heran setiap adit punya maslah dia selalu lebih memilih curhat ke dia lebih ketimbang yg lainya .tapi nyebelinnya dia suka nyuruh – nyuruh adit , dari mulai membantu kegiatan  osisnya , sampai tugas dikelas pun dia nyuruh adit ngerjain , mungkin kerena dia paling aktif disekolah , sampai sampai tugas sekolahpun dia tidak sempat kerjakan . Yudha Dwiniar Putra ,  suka dipanggil Niar , Niar ini orangnya jutek , pendiam , sebenarnya dia tidak seperti begitu , sebenarnya dia suka susaa serius , atau dia tidak suka menggobar – gombar suara yg tidak penting , tetapi dia ini pintar menulis , tidak heran dia sering mengapresiasikan karyanya di mading sekolah , dia juga paling hobi ngumpulin komik-komik & novel novel dirumahnya . maka koleksi bukunya sering dipinjam kepada teman-temannya , yg sering dijuliki “perpus berjalan” . Rahma Pritawulan yg sering disapa Wulan ini orangnya Serius , tegas , tetapi kadang gak nyambung juga , tapi dia cewek yg memiliki jiwa leadership , and dia seorang ketua tim olimpiade b.inggris . dan satu lagi Rohmat Soleh dia anak kelas X-5 , dia orangnya pendiam , dan pemalu , tetapi dia paling pinter dalam masalah ilmu agama , maklum dia anak pesantren , dia paling suka  ngingetin temannya untuk tidak lupa solat .
Mereka berenam merupakan best friend bagi adit dan temannya , meskipun beragam keahlian dan sifat , mereka tetap selalu bersatu dalam menghadapi masalah apapun  , mereka tidak peduli meskipun mereka beragam jenis sifat , mereka membulatkan bahwa mereka “one heart”.
Dan cerita pun dimulai dari sini , pada suatu pagi yg cerah ini , Mifa sedang meikirkan sesuatu , dia ternyata sedang memikirkan masalah dia dalam OSIS  , uang donatur buat kegitan liga sekolah  minggu depan , ternyata dihilangkan oleh Mifa , dari kelakuan ini aditpun melihat Mifa kebingungan .
“eh kenapa loe ?” sapa adit sambil senyum
“dit , tolongin gue dit , gue lagi kebingungan nih ?” jawab Mifa sambil menangis
“emangnya kenapa , kebingungan gak bisa ngerjain PR kelas ?” lanjut pertanyaan
“bukan dit , bukan itu “ mifa menjawab sambil kebingungan 
“ya terus apa dong ?” jawab adit tegas
“dit , gue ngilangin duit donatur buat liga sekolah dit ,” sambil merengek nangis
“kenapa bisa ?” jawab adit heran
“awalnya , gue simpen  di tas gue , setelah Tasya (temen sebengku Mifa ) ngajak gue ke perpus , gue  balik uang dari tas gue langsung ilang semua , setelah gue cari disekitar bangku dan sekitar kelas gue , uang itu tetep gak ada .” mifa sambil pegang tangan adit
“udah diumumin ke temen sekelas loe belum  ?” jawab adit
“udah , tapi gue belum bilang sama pembina osis sama ketua osis gue  , gue takut pihak sekolah dan pihak osis marah sama gue semua , gue gak mau dikatain bendahara yg tidak tanggung jawab dit, ” jawab mifa sambil makin kenceng nangisnya
“ udahlah , mending  kita bilang dulu ke pembina osis sama ketua osis , urusan pihak sekolah sama osis , biar gue yg  ngadepin “ jawab adit dengan tegas
“ loe yakin dit ?” jawab Mifa dengan suara pelan
“yakin Mif , kita kan sahabat , jadi sahabat harus saling membantu , sedih senang kita satu rasa .” jawab adit dengan nada penyemangat
“makasih ya dit  loe sahabat gue yg paling baik “ jawab sambil meluk adit
“udah udah tlong lepasin mif , “ kata adit smbil mlpskan pelukannya
“eh ma’af dit , gue gk sengaja “ jwb mifa smbil malu malu
“hmmm ya gk pa2 deh, mnding kita langsung ke Pembina osis z buat bilang masalah ini “ jwb adit
“tapi dit , gue gk yakin “ jwb mifa dengan bibir cemberut
“udah gk usah mikir – mikir segala , dasar cewek , low lagi msalah kbnyakan mikir lu “ jwb adit smbil narik tangan mifa
Terus mereka langsung pergi menuju ruangan kurikulum menuju meja pak Hansamudi ,ketika mereka hendak pergi ke ruangan tersebut , mereka bertemu teman2 lainnya yaitu Wulan , Rohmat & Yudha
“eh eh , kalian mau kmna , kok pegang pegang tangan gtu ? sapa Rohmat
“jangan jangan mau apel yah ? hahahaha ” sambet wulan
“sssssuutttt kalian ini pikirannya jauh gitu , gue tu bukan mau apel tau , tapi kita mau nyelesain suatu masalah “ jawab adit dengan tegas
“haah masalah dit , btw klian punya masalah apa ?” Tanya yudha
“ mifa kehilangan duit osisnya “ jawab adit
“bener  temen – temen gue kehilangan uang osis , buat liga minggu depan “ sambung mifa sambil nangis ke temen2nya
“hahh loe kehilangan duit mif ?, sabar ya sobat “ wulan sambil peluk mifa
“ udah deh kita pelukannya , mnding kita langsung z lapor ke Pembina osis kita “ perintah adit
“ayo dit , kita ikut !” jawab yudha , rohmat ,& wulan
“yo kita jalan !’ perintah adit
“ayo ! “ jawab semua temennya

Tok tok tok “assalamualaikum pak” sapa anak anak
“Walaikum salam, silahkan masuk ! “ jawab  pak Latief
“ maa’f pak , ganggu .” sahut anak – anak
“ oh tidak apa – apa , silahkan duduk nak !” jawab pak Latief
“oh ya pak makasih “ jawab anak – anak sambil senyum
“iya, ngomong2 kedatangan kalian disini ada apa ?” Tanya pak latief
“eeeee gimna ya pak , maksd kedatangan kami maaauu “ jawab mifa smbil gerogi
“ada apa , ?” jawab pak latief
“biyar gue , yg ngomong fha , !” pinta adit ke mifa
“gini , pak, maa’f bila saya ngomong mewakili mifa ,  mksud kedatangan kami kesini adalah mau bilang , bahwa uang buat liga minggu depan  yg dipegang mifa sekarang , telah mengalami keghilangan  . awalnya uang itu ditaruh di tas mifa , tapi seketika mifa hendak keluar , nganter temennya ke perpus , uang itu hilang “ jawab adit dengan bijak
“apa , hilang ? . klian tentu taukan bahwa uang itu sangat diperlukan buat kegiatan minggu depan , kalau gk ada artinya klian mnggalkan buat liga sekolah minggu depan, pasti murid – murid bakal kecewa , kalau mendengar kegiatan ini digagalkan . karena mereka telah menyambut gembira kegiatan ini , buat refreshing setelah UAS “ jawab pak latief dengan sedikit marah
“maa’fin saya pak , saya benar – benar gak sengaja , mohon maa’fin saya “ pintaan mifa buat minta maa’f sambil nangis
“udahlah mif , jangan nangis terus “ belaian teman – teman ke mifa
“gini , pak  mending sekarang kita cari solusinya , kali z gak telat dan masih bisa ditemukan !” jawab yudha dengan  tegas
“ok deh mudah – mudahan masih bisa ditemukan , saya akan perintahkan kemanan sekolah buat nanganin masalah ini” jawab pak latief tegas
Pak latief langsung mengambil telepon genggamnya buat nelepon ke penjaga sekolah dan satpam buat merintahin memasukan murid
“ hallo , pak ?”
“ iya ada apa pak “
“tolong amankan murid buat tidak keluar sekolah , karena ada kasus kehilangan uang disekolah !”
“siap pak ! “
“Ok terima kasih”
Terus pak latief melanjutkan nelepon ke penjaga sekolah Pak Ujang
“halo mang ujang “
“ya pak ada apa “
“tolong pijit bel masuk sekarang , dan umumkan kepada semua murid , buat masuk kelas masing , bilangin ada pengumuman !”
“siap pak !”
Setelah nelepon ke satpam & penjaga sekolah , pak latief tidak lupa nelepon kepda Dodi Kusuma yg sekarang dia menjabat ketua PKS.
“ halo Dodi ?”
“ya ada pak , bapak nelepon ?”
“kamu dimana sekarang ?”
‘saya lagi dikelas pak , memangnya ada apa ya , kok kayak ada suatu maslah “
“sekarang kamu suruh anggota kamu buat ngadain razia dadakan , bagi setiap anggota buat 3 orang per kelas  , bendahara osis kehilangan uang buat liga minggu depan.”
“siap pak , akan saya laksanakan “
“ok , terima kasih “
(sesudah nelepon)
“ok saya udah gerakan semua keamanan disekolah , mudah – mudahan uang tersebut bisa ditemukan “ jawab pak latief dengan sedikit senyum
“ya pak , makasih “ jawab semua temen – mifa
“ya kalian silahkan tunggu diluar , entar kalau ada apa-apa saya telepon lagi”
“ok pak !”

Setelah pak latief menggerakan semua keaman disekolah , sekolah tersebut dikagetkan dengan kegiatan razia dadakan , Dodi yg diperintahkan pak latiet untuk membagi anggotanya , kini siap digerakan ke kelas –kelas , sekitar 80 anggota PKS digerakan Dodi untuk pemeriksaan semua sekolah.
“semua  nya siap gerak !” Dodi menyiapkan anggotanya
“Kita punya tugas dari Pembina osis kita , untuk mengadakan razia dadakan ini , kita harus siap dengan tugas ini , ! semua siapp ?” pimpinan Dodi dengan tegas
“siap !”
“ok , aku bagi kalian dalam 3 orang/kelas “

“hah , gara – gara aku, semua orang disibukan “ penyesalan mifa dengan menjatuhkan air mata
“jangan begitu dong mif , udah jangan nangis lagi , semuakan udah diatasi , mudah-mudahan uang itu bisa ditemukan kembali kita bedoa z kepada allah “ jawab adit sambil pegang tangan mifa
“makasih dit , loe itu paling ngerti perasaan gue  sekarang, gue senang punya sahabat kaya loe “ jawab mifa dengan tersenyum
“gue juga bangga punya sahabat kaya loe “ jawab adit dengan senyum ke mifa
Kegiatan razia tersebut , mulai dikomandankan oleh Dodi , kelas demi kelas telah dibagikan anggota PKS , Adit , Mifa dan kawan lainnya hanya bisa berdoa’ semoga uang tersebut dapat ditemukan . tidak hanya pemeriksaan dalam kelas Dodi juga menggerakan anggotanya untuk penyisiran diluar , supaya agar semua murid terperiksa .
Setelah pemeriksaan tersebut mifa pun menanyakan hasilnya kepada Dodi
“kak Dodi gimana razianya , apa uang tersebut bisa ditemukan ?” Tanya mifa sambil b erharap-harap
“mmmmm gimana yah ?” Dodi menjawab kebingungan
“ayo apa kak , jawab pertanya fha !” mifa menanyakan sambil memaksa
“ya de , kakak akan certain hasilnya , kakak udah berusaha keras buat menggerakan razia ini , semua  pelosok sekolah , bahkan semua orang yg ada disekolahpun saya razia ,tapi mungkin maling itu berhasil membawa  uang ade , jadi maa’f hanya ini yg bisa kakak bantu buat ade “ Dodi menjawab  dengan nada kasihan L
“ya udah kak , maksih yah dah bantu mifa !” mifa langsung pergi keteman – temannya

à (di kelas )
“gimana mif ?” semua temannya menanyakan
Mifa hanya menangis dibangku , :’( “kenapa mif ? pasti gk ditemukan ya ? sabar ya sayang , mungkin ini ujian dari tuhan buat lo , biar kamu tegar “ dukungan semua teman- temannya sambil ngusap kepalanya  J
“hemmm , makasih ya kalian , klian selalu buat gue kuat , klian selalu ada disaat gue sedih, klian adalah sahabat gue yg paling baik gue sayang banget klian “ mifa menjawab dengan sedikit senyum
“ya , kami juga sayang loe , and kami berjanji , kita akan tetap bersama dalam suka dan duka” semua teman sambil meluk mifa
“mending kita bilangin z dlu yuk , ke pak latief , barangkali dia punya solusi dalam masalh ini , bagaimanapun juga dia tetap orang yg baik kok “ saran Raka
“kata loe , bener juga , yuk kita anter mifa sama – sama “ jawab Wulan

à(di kantor)
“pak , hasil dari razia tadi tidak mendatangkan hasil pak, bagaimana ini pak ?” semua teman mifa ngomong
“ya , bapak sudah tau , mungkin bapak hanya ngasih solusi gini, sementara uang buat liga nanti biar bapak kasih pinjam kamu dari uang bapak , bagaimana ?”
“hah , dari bapak , pak , saya udah bikin susah bapak , and susah banyak orang , masa harus dari bapak lagi yang nanggung ?” mifa menjwab
“gak papa nak , bapak k’n hanya ngasih pinjam kamu , biar nnti maslh bayar gk usah dipikirin dlu , kamu bisa nyicilnya sebisa kamu “
“tapi pak ?”
“udah , terima z , biar semua acara ini bisa berjalan nak , !”
“hemmmm, ya udah deh , terserah bapak’
“ya udah bagus, ngomong-ngomong totalnya berapa nak ?”
“7 juta pak”
“ya udah , nnti besok kamu bawa lagi , uang itu , dan nnti kamu bisa menggantinya 5 juta saja, biar 2 juta saya ganti , selaku Pembina kamu “
“yang bener pak ?”
“iya , “
“ya udah , makasih ya pak , kami permisi” teman teman jwab
“iya , sama sama”

-à (di kantin)
“loe , yakin bisa mif , gantiin uang itu sebesar 5 juta, ?” Tanya Raka & Rahma
“ya mif , loe bisa emangnya “ semua temen- temennya  nanya
“entahlah , gue juga  bingung , harus gimana , gue gntiin duit sebnyak itu , gue hanya punya uang simpanan 500rb z , mana cukup buat gantiin uang itu “
“hemmm gimana dong ?”
“dorrrr nah aku punya ide !” Rohmat sambil pukul meja kantin
“punya ide sih , puny aide , tapi jangan pukul meja juga kalie , ngagetin kita z loe “ jwab Rahma sambil sedikit marah
“hehehe maa’f Rahma ,piss ah , jelek banget low loe marah gtu “
“udah udah , terus giamna mat , ide loe “ Tanya adit
“gini nih , mending kita semua bantu nyari z , gimana “
“caranya ?”
“ya kita kerja ke , atau menjual kemampuan kita atau apa , gue yakin low kita bersama-sama , pasti kita bisa , gimana kawan kawan ?”
“wah , ide loe bagus juga mat , tumben loe cemerlang hahahahha” jawab  Rahma
“bisa , bisa , kita mungkin bisa kawan  “ dukungan dari YUdha
“bener , kata rohmat , bagaimana low hari libur kita ngamen – ngamen ke antar desa gitu , gue bisa jadi gitarnya “
“hah ngamen , so sweet banget , gue mau tuh , sklian dari ini kita bisa belajar mersakan gimana susahnya mencari uang , gue jadi inget anak jalanan “ kata Wulan sambil teriak teriak
“oke juga “
“kalian yakin nih , mau ngelakuin ini demi gue , gue taku nyusahin  kalian nih , ?”
“udahlah fha , gk pa” kita ikhlas kok , kita bisa petik hikmah dari kejadian ini , dari kejadian gue ngersa kita makin dekat sama semua sahabat gue sekarang “ jawab Raka
“bner kata lo ka , gk pa” fha kita ikhlas kok , kita udah ngnggap kita udah keluarga sendri”
“makasih ya temen – temen , klian dah baik banget sama gue , gue sayang klian “
“kita juga sayang lho fha J
“eh dah sore nih , kita pulang yuk , takut bokap gue marah nih , low kesorean
“iya yuk kita pulang!”
“yuk , fha , kamu pulang sama siapa ?”
“udah sendiri juga gk pa” kok , lagian masih siang , masih bnyak mobil umum”
‘ya udah kita dluan ya fha , dadadah  J
“dadah  J
#lagi jalan tiba – tiba adit adit nymperin mifa , dengan bawa motr merahnya
“gue anter pulang ya mif , !”
“udah dit , gk pa’ gue mau naik mobil umum z J
“udah ayo , yang lain udah pada pualng , tinggal kamu sendri belum “
“Tapi dit , gk pa” nih ?”
‘Ya gk pa” kok , pegangan yah , gue mau ngebut bawanya ‘
è (di rumah )
“dit , mskih yah telah nganterin gue J
“ya sama – sama mif , met istrhat ya , aku pulang sekrang J” jawb adit sambil memakai kembali helmnya
(efisode 3 )
“pagi dit ,Ih ngapain loe , ko diam z gtu ?” sapa Wulan
“eh klian , pagi juga , gk , gk napa2 kok , gue cuman lagi mikirin buat ngamen ntr , kira –kira kita ngamen kemana yah , sementara kita k’n pelajar , mana mngkin kita ngamen di terminal ?”
“hemmmmm itu yah , iya yah mau kemana kita yah ?” Tanya wulan
“tapi btw peralatannya , udah ad alum dit ?” Tanya Wulan
“udah nih J
Tidak lama kemudian Raka, Yudha, dan Rohmat datang
“dor , pagi semua gi ngapain nih ?” sapa raka
“eh lo ngagetin z lo , nie kita lagi ngomongin masalah buat nyari uang itu nih , kira2 kita bakal ngamen kmna nih ?”
“klian serius nih ?” Tanya Raka
“ya lah , kita k’n dah janji buat mifa , buat bntu dia , kita satu sahabat jadi kita harus satu rasa satu hati , bagaimana teman –teman ?”
“yoi , ayeyyyyy” salam semangat
Tidak lama kemudian Mifa datang
“wah sicantik baru datang nih “ coblakan Rohmat
“wah iya nih “
“pagi mifa ?”
“eh klian , pagi-pagi dah bikin semngat baru nih , pagi juga teman – teman , lagi pada ngapain klian ?”
“gk kita lagi ngobrol- ngobrol biasa z kok “
“oh gtu ya ,,,, J
TEEEEENG TEEEEEENG bel pun berbunyi, mereka pun bersiap untuk memasuki jam pertama…
------- Sepulang sekolah
“eh gimna teman teman , kalian siap ?” Tanya adit sambil menyemangat
“siap cap cus coy J “ teriak teman –teman mifa
“kalian yakin mau bantu gue ?” Tanya mifa
“ya yakinlah kawan J “ semangat teman – teman
“yuk lah kita berangkat !”

Mereka pun memulai misi mereka buat ngebantu teman mereka yang lagi kesusahan , mereka mulai mengamen kepelosok – pelosok desa , adit yang jago mainkan music menunjukan keahliannya buat main gitar dikegiatan tersebut , sedangkan teman yg lainya mereka hanya bernyanyi dan mempertarik masyarakat . merekapun kompak suka ria membantu temannya ini , meskipun panas mathari menyengat mereka , tapi semangat mereka yg ingin membantu sahabat mereka yang lagi kesusahan .
“teman –teman dah sore nih , udah yu !” kata mifa sammbil teriak
“ya udah yukk , takut nyokap boakap  kita marah juga “
“ya udah ini minum buat kalian , maksih yah dah bantu gue sebelumnya “
“ya sama2 fha “
“eh fha kita pulang dluan ya , bolehkan “ kata Wulan  Yudha, & Rohmat.
“ ya hati – hati yah “
Wulan ,, Yudha, & Rohmat sudah pualng dluan , tapi adit masih duduk disamping mifa ,
“eh dit , lo gk mau pulang ?”
“gk bntr lagi fha , gue mau bantu dlu ngitung duit hasil kita ngamen fha “
“oh mksih ya dit ,”
“ya , dapet berapa fha ?”
“dapet 575rb dit , bnyak banget ya “
“ya alhamdulilah “
“yuk kita pulang dit !, aku pulang dluan ya “
“oh ya , eh bntr ikut sama gue z “
“ah ntr ngerepotin lagi ?”
“udah gk pa” ayo !” adit sambil memaksa
“ya udah ayo atuh , mksih yah sebelumnya”

Dan selama seminggu pun mereka sibuk mencari uang buat ngebantu temannya dengan kegiatan ngamen , alhasil hasil yg mereka kerjakan mndekati target yaitu sekitar 4 juta . setelah seminggu tersebut , mifa memutuskan untuk berhenti mengamen kepada teman – temannya  , mifa gk mau mereka susah lagi , tapi sahabat2 mifa gk brhenti menolong, yudha yg jago buat cerita , nyumbangin hasil jualan buku ceritanya kepada mifa , Rohmat yg jago MTQ , mnyerahkan uang hasil lombanya kepada mifa  , sedangkan  wulan , mnyerahkan tabungan jajannya kepda mifa juga .
“klian gk usah ngasih ini ke gue , gue dah cukup tertolong dengan klian , please jangan sampai gue nerima ini dari kalian semua , !” mifa sambil menangis menangis
“udahlah fha , terima z , kami ikhlas kok , bantuin ini semua , kita k’n satu sahabat , jadi kita pantaslah menolong teman yg lagi kesusahan, please fha , terima ini semua dari kami !”
“terima ksih ya , kalian memang sahabatku yg paling baik “ mifa sambil meluk  Rahma dan Wulan
“ya sayang , jangan nangis lagi dong , kita k’n jadi ikut sedih “
“ya gk kok “ mifa sambil mengusap air matanya
“udah , udah jangan nangis nangis lagi ladies , mending kita makan yuk !” kata Adit, YUdha , dan Rohmat
“yukkkkkkk!!!!!”  semua teman2 menjawab

(selesai makan )
“eh temen2 , sbntr yah , gue mau nyerahin duit dlu ke pak latief”mifa memulai pembicaraan
“ya deh , tapi mau sama siapa loe ?” Tanya Wulan
“mmmm , dit , anter gue yah ke pak latief !!!”
“eheee *adit sambil batuk   gue ?”
“iya , mau k’n ?”
“ya dah ayo” adit sama mifa meninggalkan meja
-----di kantor
Assalamualikum pak
“waalaikum salam, silahkan duduk !”
“ya pak , makasih , “
“ada apa nak ?”
“gini pak , saya dating kemari hanya ingin mengembalikan uang yang telah diberikan bapak kepada saya , total semuanya 5 juta ya pak ?”
“oh , kamu udah mndapakan uang tersebut ?”
“ya pak , ini semua berkat teman2 saya pak , yg setia menolong saya pak “
“oh bagus , itu namnya pertemanan”
“ya pak maksih, ini uangnya pak ,”
Ohhh mkasih ya nak, uangnya bapak terima “
“iya pak , sama- sama”
“ya dah ya pak , kami permisi dulu “ adit sama mifa pun pergi
“ya nak silahkan “


SELESAI

Senin, 05 Desember 2011

Aku Memang Sendiri


Ehem , ehem , setiap hidup pasti tidak selamanya senang , terkadang kita mersakan kesedihan , kata Charly bilang "Dunia Pasti Berputar" wakakakakak , :-D  so gue pun pernah merasakan kesedihan , kata jaman sekarang sering disebut GALAU hahahah
disaat itulah gue nyempetin , berharap harap kecil kepada sang pencipta , lewat kata-kata yg tidak begitu bagus :-( 
Check it out !!!! :-)


Tuhan, 
kamu tau aku sendiri 
sendiri tidak ada mereka 
Tuhan 
kamu tau, aku lagi bermimpi 
mengejar bintang bhgia 

Tapi Tuhan 
disini Hening 
disini sepi 

Tidak ada teriakan kasih sayang 
Tidak ada amarah penyemangat 
tidak ada belaian kepdulian 

Tuhan kemanakan mereka 
dapatkah kamu mnggantinya 
lewat orang lain yg berbeda 
lewat angin yg bergebar 

I NEED THEM 
I MISS THEM